Apa Beda Rivanol dan Betadine?

Rivanol adalah suatu zat kimia (etakridin laktat) yang punya sifat bakteriostatik (menghambat pertumbuhan kuman). biasanya lebih efektif pada kuman gram positif daripada gram negatif. sifatnya tidak terlalu iritatif.

Betadine adalah suatu zat kimia (povidon iodin) yang punya sifat antiseptik (membunuh kuman) baik bakteri gram positif maupun negatif sehingga dalam hal ini, betadine lebih baik daripada rivanol, tapi betadine lebih iritatif (bikin perih) dan lebih toksik (beracun) bila masuk ke pembuluh darah.

Keduanya bisa digunakan untuk luka, tapi rivanol lebih bagus untuk mengompres luka, sedangkan betadine lebih bagus untuk mencegah infeksi.
Bila luka bengkak dan tak terlalu parah dan kotor, maka pakailah rivanol dalam kassa, lalu tutup luka itu dengan kassa rivanol tadi.
Bila luka luas dan agak lebih kotor, maka bersihkanlah luka itu dengan air mengalir terlebih dahulu, lalu setelah agak bersih, keringkan, dan oleskan betadine.
sumber: yahoo!answer

Lowongan! Jepang Butuh 1.000 Perawat Indonesia

Arfi Bambani Amri- detikNews
Tokyo - Jepang mengalami kekurangan tenaga medis. Negeri Matahari Terbit ini mengumumkan akan merekrut 1.000 perawat dan tenaga medis dari Indonesia untuk mengatasinya.

Seperti diberitakan harian bisnis Nikkei dan dilansir AFP, Minggu (23/12/2007), inilah pertama kalinya Jepang membawa perawat dan tenaga medis asing untuk dijadikan pegawai tetap.

Dalam 2 tahun pertama yang dimulai April 2008, Jepan akan menerima 200 perawat dan 300 tenaga medis bersertifikat. Jika berjalan baik, angka impor tenaga kerja ini akan ditingkatkan pada tahun ketiga.

Para perawat dibatasi tinggal selama 3 tahun, sementara tenaga medis selama 4 tahun. Namun mereka dapat melampaui waktu itu jika lulus ujian untuk perawat atau menerima sertifikat perawat resmi dari negara Jepang.